Lompat ke isi

Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong
Ketua umumMien Sugandhi
Dibentuk27 Mei 1998; 28 tahun lalu (1998-05-27)
Dipisah dariGolkar[1]
Kantor pusatJakarta
IdeologiPancasila
Posisi politikTengah

Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong disingkat Partai MKGR adalah salah satu partai politik di Indonesia yang pernah menjadi peserta di pemilihan umum tahun 1999.

Salah satu tujuan maupun program partai MKGR yang mengklaim didukung sejumlah ormas pengusaha kecil, pekerja, dan mahasiswa ini berupaya menghimpun massa rakyat sesuai dengan fungsi dan profesinya, serta menyalurkannya secara konstitusional. Dalam hal ekonomi, MKGR berupaya meningkatkan pemberdayaan ekonomi rakyat supaya tercapai penguasaan ekonomi nasional oleh bangsa Indonesia.

Sejak berdirinya, tahun 1960, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) hanya berbentuk organisasi massa. Pada tahun 1964, MKGR turut membidani kelahiran Golkar. Tidak heran, sejak awal MKGR merupakan salah satu dari pilar-pilar Golkar. Kala itu, dalam komitmennya, MKGR melaksanakan fungsi-fungsi nonpolitik seperti pendidikan, ekonomi, dan sosial. Namun pada perjalanan selanjutnya, menurut MKGR, apa yang dilakukan Golkar tidak lagi seirama dengan kehendak mayoritas rakyat. Maka, MKGR pun melepaskan diri dari Golkar dan berjuang sendiri dalam bentuk parpol.

Pemilu 1999

[sunting | sunting sumber]

Partai ini mengikuti pemilihan umum tahun 1999 dengan nomor urut 38. Partai ini mendapatkan suara sebanyak 204.204 suara atau 0,19% dari keseluruhan suara yang ada. Partai ini tidak mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat.

Pemilu Nomor urut Kursi Jumlah suara Persentase suara Hasil pemilu Status Ketua
1999 38
0 / 462
204.204 0,19%[2] Partai baru Oposisi[3] Mien Sugandhi

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]


  1. "Partai Berkarya Bukan Satu-satunya Serpihan Golkar". tirto.id. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
  2. "Pemilu 1999 - KPU". Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. 21 February 2008. Diakses tanggal 1 August 2018.
  3. Citation needed